Sosial Media Path
Mungkin bagi sebagian orang pasti muncul pertanyaan seperti ini. Path? Apa itu Path? Nah, begitu pula ketika saya mendengan nama Path. Saya lebih suka menyebutkan Path sebagai sosial media berbagi momen, berbagi momen dengan orang-orang terdekat.
| Social Media Path - Image: www.nowtes.com |
Menurut bahasa Path sendiri berdasarkan terjemahan dari Google translate memiliki arti rintis, jalan kecil, jalan sempit, trotoar, dan garis edar. Lebih kurang seperti itu. Banyak ulasan atau review yang mengatakan jika Path merupakan sosial media yang bersifat privasi dan lebih eksklusif. Berbeda dengan sosial media lain yang tidak membatasi jumlah teman seperti Twitter dan Instagram, sedangkan Facebook membatasi 5000 teman. Jadi yang bisa berteman di Path adalah orang terdekat yang sudah disetujui oleh pemilik akun Path.
Sejarah Singkat Sosial Media Path
Path didirikan di California oleh Dave Morrin seorang mantan Eksekutif dari Facebook, Shawn Fanning pendiri Napster dan Dustin Mierau. Sosial media ini resmi di luncurkan pada 2010 dan berkantor pusat di San Francisco, California, Amerika Serikat. Path merupakan sosial media berbagi momen yang yang bisa dibagikan dalam gambar, tulisan, video dan lainnya yang berbentuk aplikasi.
Awalnya aplikasi sosial media Path ini hanya tersedia untuk perangkat iOS seperti iPhone dan iPad tapi kemudian Path merilis aplikasi untuk Android. Sehingga pengguna Android juga memiliki kesempatan mengguna Path. Terdengar kabar bahwa Path juga akan merilis aplikasi untuk pengguna Blackberry. Berikut ini screenshot Path yang diambil dari Google PlayStore
Yang menjadi keunikan Path adalah jumlah teman yang terbatas. Jumlah yang terbatas inilah yang membuat Path menjadi sosial media yang eksklusif dan istimewa. Yang bisa berteman di Path hanya dibatasi untuk orang-orang terdekat seperti keluarga, sahabat, saudara, teman sekolah, teman kerja dan orang terdekat lainnya. Sehingga dengan alasan itulah ketika awal diluncurkan teman di Path hanya dibatasi 150 orang saja. Setelah penggunanya semakin banyak kemudian Path menambah kapasitas jumlah teman menjadi 500 orang.
Dave Morrin sebagai pendiri dan juga CEO mengatakan bahwa mereka mendirikan Path adalah untuk meningkatkan kedekatan dengan orang terdekat. Dave Morrin juga mengatakan bahwa sosial media lain bisa dibilang sosial media publik dalam artian kita tidak bisa mengenal lebih dekat satu sama lain. Sedangkan di Path pengguna bisa merasa lebih dekat antar pengguna satu dengan yang lain. Sehingga ada yang mengatakan Path merupakan sosial media pelarian para pengguna Facebook.
Path cukup terkenal di kalangan kaum urban atau masyarakat perkotaan. Untuk pengguna Path dari seluruh dunia Indonesia menjadi negara dengan pengguna Path terbanyak nomor satu di dunia dengan jumlah lebih kurang 5 juta pengguna. Setelah itu baru disusul oleh Amerika Serikat yang berada diurutan kedua dengan pengguna Path terbanyak di dunia. Sehingga terdengar kabar bahwa pada tahun 2015 Path ingin membuka kantor di Indonesia, tapi kabar ini belum pasti. Bahkan perusahaan Indonesia Bakrie Global Group sudah membeli saham Path walaupun jumlahnya tidak banyak.
Apa Kelebihan Path Dibandingkan dengan Sosial Media Lain?
Dave Morrin pendiri Path mengatakan jika pendirian sosial media Path ingin menempatkan Path sebagai sosial yang eksklusif. Artinya hanya orang-orang terdekat saja yang bisa berteman di Path. Tidak seperti sosial media lain seperti Facebook dan Twitter, Path hadir dengan tampilan yang simpel dan tidak banyak menggunakan tombol-tombol sehingga Path terlihat lebih elegan. Path juga berbeda dengan sosial media yang lain yang lebih cenderung didominasi warna biru, sedangkan Path lebih didominasi mengguna warna merah kecoklatan yang menunjukkan kehangatan.
Path hampir sama seperti sosial media yang lain bisa berbagi status, foto atau gambar dan video, chatting, saling komen, menyukai, melihat, repath, berbagi stiker, berbagi lokasi yang terhubung dengan GPS. Seperti pada sosial media Twitter kita mengenal istilah “retweet”, di Path kita juga akan mengenal istilah “repath”. Dulu sebelum di update jika kita berkunjung melihat profil teman di Path maka pemilik profil yang dikunjungi akan mendapatkan pemberitahuan jika kita mengintip profilnya.
Selain itu Path juga bisa berbagi suasana seperti tidur, bangun tidur, membaca, menonton, dan mendengarkan musik. Dengan fitur semacam ini pengguna Path bisa mengetahui apa saja yang sedang dilakukan antara pengguna Path yang satu dengan yang lain. Hampir semua fitur yang ada disosial media lain tersedia di Path. Tidak hanya itu saja Path juga bisa membagikan postingan di Path ke sosial media lain seperti Facebook, Twitter, Foursquare, dan Tumblr.
